Tamoge, 23 Maret 2026 — Pengurus Anak Cabang (PAC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Distrik Windesi, Nikiwar, Wamesa, dan Roswar melaksanakan ibadah perdana yang berlangsung di Gedung Gereja GKI Elim Tamoge pada Senin (23/03). Ibadah ini dihadiri oleh 18 jiwa, yang terdiri dari pengurus serta perwakilan ibu-ibu dari berbagai wilayah pelayanan.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Maria Wayar, S.Si., M.M., yang dalam perenungannya mengangkat teks Alkitab Markus 14:32–42, kisah pergumulan Yesus di taman Getsemani. Dalam refleksinya, Pdt. Wayar menekankan bahwa kisah ini menggambarkan pergumulan batin yang mendalam, ketakutan, dan beban berat yang juga sangat dekat dengan kehidupan perempuan, khususnya para ibu dalam menjalani tanggung jawab keluarga, pelayanan, dan kehidupan sosial.


Ia mengajak seluruh ibu-ibu untuk belajar dari sikap Yesus yang tetap datang kepada Allah dalam doa di tengah tekanan dan penderitaan. Dalam konteks kehidupan wanita Kristen, hal ini menjadi panggilan untuk tetap setia berdoa, berjaga, dan bersandar kepada kehendak Tuhan, sekalipun menghadapi berbagai tantangan hidup. Pdt. Wayar juga menyoroti pesan “roh memang penurut, tetapi daging lemah” sebagai pengingat bahwa kelemahan manusia bukan alasan untuk menyerah, melainkan dorongan untuk terus mengandalkan kekuatan Tuhan.

Usai ibadah, Pdt. Maria Wayar selaku Ketua PAC PWKI Windesi, Nikiwar, Wamesa, dan Roswar menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keberadaan dan arah pelayanan PWKI. Ia menjelaskan bahwa PWKI di Kabupaten Teluk Wondama telah terbentuk sejak November dan telah melantik pengurus-pengurus anak cabang di setiap distrik. Namun demikian, wilayah kerja PAC PWKI Windesi, Nikiwar, Wamesa, dan Roswar memiliki cakupan yang cukup luas, sehingga membutuhkan komitmen dan kerja sama yang kuat dari seluruh pengurus dan anggota.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa struktur kepengurusan PAC saat ini masih dalam tahap penyempurnaan, di mana baru terbentuk posisi ketua, sekretaris, dan bendahara. Oleh karena itu, dalam waktu dekat akan dilakukan pelengkapan struktur organisasi guna menunjang kelancaran pelayanan dan program kerja ke depan.

Pdt. Wayar juga menginformasikan bahwa PWKI akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Sejalan dengan itu, PAC PWKI Windesi, Nikiwar, Wamesa, dan Roswar akan kembali mengadakan ibadah bersama yang dirangkaikan dengan pembahasan program-program kerja, yang nantinya disesuaikan dengan hasil keputusan Musda.

Ibadah perdana ini tidak hanya menjadi pertemuan awal, tetapi juga merupakan fondasi penting dalam perjalanan pelayanan organisasi PWKI di wilayah ini. Melalui ibadah ini, para wanita Kristen diajak untuk terus merefleksikan diri dalam panggilan iman, memperkuat spiritualitas, serta menghadirkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan dan ketekunan dalam doa, PAC PWKI Windesi, Nikiwar, Wamesa, dan Roswar diharapkan dapat bertumbuh menjadi wadah pelayanan yang kokoh, yang mampu menjawab kebutuhan rohani dan sosial perempuan Kristen di tengah dinamika kehidupan masyarakat.